Info Promo, Cash dan Kredit Daihatsu Hubungi : 085311784367 / FAX : 085311784367 daihatsupwk.com@gmail.com Daihatsu Purwakarta : SEN 08.00-17.00 WIB :
Malas Mengganti Minyak Rem Bisa Berakibat Buruk Lho

Malas Mengganti Minyak Rem Bisa Berakibat Buruk Lho

Minyak rem merupakan salah satu komponen terpenting untuk menjamin keamanan kendaraan Anda. Namun, mungkin banyak yang bertanya-tanya, “Mengapa Anda harus mengganti minyak rem mobil secara rutin?” Pasalnya terkait performa pengereman, berikut penjelasan lengkapnya!

Akibat Dari Tidak Mengganti Minyak Rem Mobil

Disarankan untuk mengganti rem mobil setiap dua tahun sekali atau tergantung pola rem. Jika Anda terbiasa berkendara di jalan tol dan jarang mengerem, Anda bisa mengganti rem setiap dua tahun sekali.

Namun, jika Anda sering berkendara di jalan yang sibuk, Anda mungkin perlu mengganti minyak rem lebih cepat.

Tahun model kendaraan, pabrikan, dan model juga dapat mempengaruhi penggantian minyak rem kendaraan. Periksa manual kendaraan Anda untuk informasi lebih lanjut.

Minyak rem pada mobil harus diganti secara berkala. Jika tidak, ada tiga masalah utama yang dapat mempengaruhi sistem pengereman mobil.

Panas yang dihasilkan oleh proses pengereman dapat merusak minyak rem
Seiring waktu, selang di berbagai rangkaian sistem pengereman melepaskan kotoran, partikel karet kecil, dan bahkan partikel besi saat berkarat. Semua ini mencemari minyak rem dan dapat menyebabkan minyak rem tidak berfungsi.
Kelembaban yang disebabkan oleh proses pengereman dapat menyebabkan karat pada rem mobil dan menurunkan titik didih minyak rem. Jika Anda membiarkan semua masalah ini tidak dicentang, kinerja pengereman Anda akan memburuk dan rem Anda mungkin gagal atau bahkan gagal. Anda biasanya dapat merasakan bahwa minyak rem akan segera diganti.

Misalnya perasaan saat menginjak pedal rem berbeda, atau mobil terasa lama dan sulit untuk berhenti. Saat mengganti minyak rem, pastikan untuk menggunakan jenis rem yang sesuai dengan spesifikasi mobil Anda. Jangan mencampur atau mengganti jenis minyak rem yang berbeda tanpa petunjuk dari teknisi yang berkualifikasi. Hal ini dapat mengakibatkan kualitas minyak rem yang buruk dan kerusakan pada sistem pengereman mobil.

Penggantian minyak rem membutuhkan keahlian dan perawatan khusus. Oleh karena itu perlu dilakukan oleh mekanik yang berpengalaman dan berpengalaman agar prosesnya lebih cepat dan efektif.

Perbedaan Kode Minyak Rem Mobil

Saat mengganti rem mobil, mekanik biasanya menguras minyak rem lama, membersihkan sistem rem dari kotoran hingga bersih, dan memeriksa karat pada komponen rem.

Jika penggantian rem tertunda, karat pada bagian rem mobil tidak dapat dihilangkan dan harus diganti.

Proses yang terakhir dalam mengganti minyak rem adalah dengan memasukkan minyak rem baru ke dalam sistem pengereman. Minyak rem baru ini meningkatkan kinerja pengereman mobil dan melindunginya dari masalah pengereman yang berbahaya.

Pengertian Kode DOT 3, DOT 4, dan DOT 5 Pada Minyak Rem ?

Pernahkah Anda mengamati kode DOT pada semua minyak rem atau paket minyak rem? Kode ini dapat dibagi menjadi minyak rem DOT 4, DOT 5, dan DOT 3. Masing-masing kode tersebut memiliki arti tersendiri. Ada penjelasan yang lebih lengkap. DOT sendiri merupakan singkatan dari Ministry of Transport atau Ministry of Transport. Departemen yang dimaksud di sini adalah Departemen Perhubungan AS sebagai penyedia standar.

Semua angka setelah kode DOT dapat diartikan sebagai titik didih. Sebelumnya perlu ditegaskan bahwa istilah minyak rem yang banyak digunakan di masyarakat sebenarnya kurang tepat. Hal ini terutama berlaku untuk DOT3 dan DOT4, yang lebih tepat disebut minyak rem.

Hal ini dikarenakan Minyak Rem atau Brake Fluid DOT3 dan DOT4 memiliki sifat mampu menyerap dan mencampur air, tidak seperti oli biasa. Berikut perbedaan dari masing-masing minyak rem yang perlu Anda ketahui!

1. Minyak Rem DOT 3

Minyak rem yang dikodekan oleh DOT 3 memiliki titik didih 205oC dan berbasis glikol eter. Minyak rem DOT 3 memiliki titik didih yang tinggi, sehingga memberikan performa yang aman dan stabil bahkan saat tekanan rem tinggi.

Ini juga memiliki perlindungan yang baik terhadap korosi dan aman untuk sistem pengereman. Minyak Rem DOT 3 dapat digunakan pada kendaraan berat, sepeda motor, dan mobil penumpang 4WD.

2. Minyak Rem DOT 4

Komposisinya sama dengan minyak rem DOT 3, tetapi titik didih minyak rem DOT 4 sedikit lebih tinggi pada 230oC. Setelah menyerap air, titik didihnya bisa turun lebih cepat dari minyak rem DOT3. Kami menyarankan Anda menggunakan minyak rem ini hanya jika pabrikan mobil mengatakan demikian.

3. Minyak Rem DOT 5

Jenis minyak rem yang terakhir ini terbuat dari silikon dan memiliki titik didih maksimum 260 °C. Minyak Rem DOT5 sangat ideal untuk jenis mobil dengan rotor rem kecil dan tipis terbaru. Minyak rem ini tidak menyerap kelembapan dan tidak merusak permukaan yang dicat. Selain itu, minyak rem DOT5 jauh lebih stabil pada suhu ekstrim.

Minyak rem DOT 4 & 3 paling sering digunakan pada mobil dan rem. Selain murah, kedua jenis minyak rem ini juga menjadi pilihan standar yang aman bagi pengendara yang cenderung tidak overbrake.

Kehadiran minyak rem sangat penting untuk berfungsinya sistem pengereman. Jenis oli yang digunakan harus disesuaikan dengan jenis sistem pengereman yang Anda gunakan. Pembuat mobil biasanya merekomendasikan jenis minyak rem yang akan digunakan.

0 Komentar

Stay Connected